Sehat Selaras, Lega Bahagia Dengan Self Healing

Menjadi pribadi yang tangguh nampaknya merupakan impian bagi banyak orang. Dengan berbagai peran yang dijalankan sekaligus, kinerja yang optimal menjadi penting. Namun seringkali hal utama dalam menjalani kehidupan malah terlupakan, kualitas diri pribadi.

Pelatihan Self Healing yang dibawakan dengan apik oleh Reza Gunawan mengingatkan kita untuk menyediakan waktu untuk diri sendiri. Bukan saja kesehatan batin, kesehatan raga pun seharusnya menjadi tanggung jawab pribadi, bukan pihak lain.

 

Sehat Selaras

Ada tiga aspek yang mempengaruhi kesehatan seorang manusia secara keseluruhan, yaitu:

Badan (berkaitan dengan nutrisi, istirahat dan gerak)

Energi (mengalir secara harmonis)

Batin (jernih, damai, lega)

Ketiganya dihubungkan oleh sistem komunikasi elektromagnetik yang dikenal dengan meridian, chakra dan aura. Meridian adalah “kabel-kabel listrik” yang terdapat di seluruh tubuh dan mengalirkan energi-sebagai-daya-yang-menghidupkan. Gangguan pada aliran daya akan memunculkan berbagai masalah yang berhubungan dengan badan dan batin.

Kehadiran peserta workshop yang mayoritas perempuan juga berkaitan dengan persoalan ketidakseimbangan energi. Banyak perempuan memiliki berbagai keluhan akibat tuntutan untuk menjalankan banyak peran sekaligus, baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun di tengah masyarakat.

Dalam sudut pandang holistic, keluhan penyakit akan muncul ketika terjadi “perkawinan” antara faktor primer dan sekunder. Faktor primer adalah disharmonisasi batin, terkait dengan stress yang terjadi secara sadar maupun bawah sadar dan memiliki keterkaitan erat dengan penurunan daya tahan tubuh. Sedangkan factor sekunder berkaitan dengan diet, gaya hidup, alam/lingkungan dan provokasi eksternal.

Kebanyakan orang lebih mempercayakan kesehatan dirinya kepada orang lain, dokter misalnya. Padahal, yang paling mengenal tubuh adalah diri sendiri, sehingga setiap pribadi hendaknya memiliki otoritas penuh atas kondisi badan sekaligus batinnya.

Melalui self healing, seseorang dilatih untuk dapat memelihara ketenteraman dan kesehatan seutuhnya, dengan melatih kesadaran diri, agar hidup semakin ringan, ikhlas, dan selaras. Latihan pada sesi pertama adalah teknik sederhana penyembuhan diri melalui napas, sentuhan, gerak dan keheningan melalui teknik Vitamin Energi Harian” (Daily Energy Routine) dan “Magic Fingers”. Kedua latihan ini menitikberatkan pada kesehatan tubuh, memaksimalkan fungsi-fungsinya, serta harmonisasi energi  secara alami.

Belajar teknik “Vitamin Energi Harian”  (Daily Energy Routine) untuk:

Meningkatkan energi, vitalitas & konsentrasi;

Mengoptimalkan daya tahan tubuh;

Meningkatkan koordinasi saraf motorik;

Mempertajam daya tangkap & kemampuan belajar;

Menjernihkan pikiran & tingkatkan kreativitas;

Memperbaiki sirkulasi seluruh tubuh;

Melakukan detoks alami; serta

Menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan.

 

Belajar teknik “Magic Fingers” untuk:

Relaksasi praktis;

Tidur pulih pulas;

Istirahatkan pikiran;

Harmoniskan organ vital tubuh; serta

Cairkan kuatir, takut, amarah, duka & ketegangan.

 

Selain dua teknik tersebut, merawat kesehatan dan menyembuhkan dapat dilakukan dengan minum air putih yang benar. Mengonsumsi air putih berkualitas dalam jumlah yang tepat akan membuat tubuh mencapai kondisi homeostatis (memperbaiki sendiri). Penjelasan lengkap mengenai air putih dapat diakses melalui  http://www.rezagunawan.com/selfhealing

 

Lega Bahagia

Tak bisa dipungkiri jika manusia selalu memiliki masalah dalam hidupnya, terutama yang berkaitan dengan pikiran atau perasaan. Dan pada kenyataannya, tidak bisa diperbaiki menggunakan level pikiran yang juga menciptakan masalah tersebut.

Beberapa contoh masalah yang umum dihadapi adalah:

Stres, trauma, luka batin dan emosi negatif;

Keyakinan membelenggu/limiting beliefs;

Alergi dan penyakit psikosomatis;

Masalah relasi/hubungan; serta

Wieght loss&maintenance.

Masalah dapat diatasi dengan meningkatkan level pikiran. Jalan terbaik dan paling efektif untuk meningkatkannya adalah melalui meditasi. Akan tetapi, tidak semua orang bisa bermeditasi dan perlu perjalanan seumur hidup untuk mendapatkan manfaat meditasi yang paling optimal.

Upaya minimal dengan hasil yang mendekati meditasi adalah TAT (Tapas Accupressure Technique). Teknik ini ditemukan oleh Tapas Fleming, bertujuan untuk menyembuhkan/memperbaiki “masalah” yang muncul dari pikiran dan menghadirkan kedamaian hati serta merawat kesehatan mental emosional. Keselarasan diri, ketenangan hati dan hidup yang harmonis akan lebih mudah dicapai melalui teknik pembersihan batin yang efektif.

TAT diperlukan karena secara holistik, fungsi tubuh kita banyak terkait pada kondisi batin yang sangat dipengaruhi oleh pengalaman hidup (termasuk trauma). Selain itu, hidup sadar sulit dicapai jika tidak membersihkan pikiran dan hati.

Pada sesi kedua ini, peserta dilatih melakukan langkah-langkah dan gerakan penyembuhan masalah. Dimulai dari identifikasi masalah, posisi TAT dan bagamana mengukur hasilnya.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of