Menjaga Kewarasan Pikiran Dengan Yoga Nidra & Minyak Esensial

Setiap senin pagi seperti biasanya saya ‘berjuang’ untuk kembali ke rutinitas harian. Walaupun saya bukan pekerja kantoran, tapi senin pagi memang momen paling sibuk di sepanjang minggu. Kalau salah-salah treatment ( misalnya bangun kesiangan ) bisa rusaklah mood di sepanjang hari tersebut karena emosi yang sudah terkuras di pagi hari.

Sebagai ilustrasi saja, kesibukan saya di setiap senin pagi dimulai dengan bangun lebih subuh ( sekitar pukul 3 ) untuk membantu suami bersiap-siap kembali bekerja di luar kota dan mengantarnya untuk mengejar jadwal travel sepagi mungkin.

Kembali di rumah pukul 5 untuk sholat Shubuh dan membantu si sulung bersiap-siap pergi sekolah ( membuatkan makan pagi dsb ). Setelahnya mengantar anak sulung yang sekolah pk.07.30.

Sepulang antar si sulung, di rumah menyempatkan diri untuk makan pagi dan setelahnya kembali mengantar anak yang bungsu untuk sekolah pukul 9 ( anak sudah dibantu bersiap-siap oleh ART yang baru datang pk. 7 pagi ).

Saat anak sekolah, saya menyempatkan diri untuk les musik selama 1 jam. Setelahnya pk.12 menjemput si bungsu, dan kami pun akan pergi makan siang di luar.

Selesai makan siang, saya baru akan berangkat ke kantor. Nah ini adalah pilihan ( inilah kelebihan punya usaha sendiri ) karena kalau ada urusan lainnya ( misalnya ke Bank dll ) bisa dilakukan di slot waktu ini, atau kalo cape banget ya pulang saja untuk tidur siang hehe. Hingga sore hari menjemput anak yang sulung dari sekolah pk.16.30.

Semua urusan domestik baru bisa selesai setelah makan malam pk.8. Mama pun setelahnya baru bisa mandi air hangat, latihan yoga, atau sekedar santai baca buku, menulis, atau nonton TV.

( PS: Seluruh kesibukan di atas bisa bertambah seru ketegangannya saat saya ada jadwal mengajar pagi, sore, apalagi saat harus bekerja ke luar kota ( kemudian sibuk tegang seru mendelegasikan semua kegiatan di atas pada orang lain ). Itulah mengapa bila sedang di Bandung, saya jauh lebih sibuk ketimbang sedang bekerja ke luar kota, hiks.

Untuk mempertahankan kewarasan pikiran diantara hiruk pikuk kesibukan ibu rumah tangga sehari-hari, saya punya trik tersendiri, yaitu Tidur. Bukan tidur yang lama dan panjang, tapi tidur pendek sekitar 20 menit, yang dilakukan beberapa kali setiap harinya.

Tidur jenis ini disebut dengan Yoga Nidra, atau tidur ala yoga. Intinya ialah men scan ketegangan dari tubuh, pikiran, emosi dan menguraikannya.

Seharusnya Yoga Nidra dilakukan sambil tidur telentang di alas, namun karena keterbatasan space seringkali saya melakukannya sambil duduk dengan sandaran kursi mobil yang direndahkan. Dengan melakukan Yoga Nidra, ketegangan fisik dan pikiran diurai agar tidak bertumpuk-tumpuk.

Selain Yoga Nidra, saya juga menggunakan beberapa jenis minyak esensial ( essential oil ). Cara ini saya temukan satu tahun terakhir ini dan dari sekian banyak jenis aroma dan merek, minyak esensial favorit saya ialah Peppermint by Young Living Essential Oil. Hanya dengan menghirup aromanya yang “manis dan segar” efeknya langsung menyegarkan pikiran. Cocok untuk emak-emak macam saya yang perlu fokus sepanjang hari haha.

 

Saya menggunakan minyak Peppermint dengan beberapa cara favorit:

1. Mengoleskannya di beberapa titik meridian di wajah, kepala dan leher ( diantaranya batas kedua alis, pelipis, tengkuk, dan ubun-ubun ). Dijamin pikiran pun langsung segar dan kembali fokus.

2. Diteteskan ke kedua telapak tangan dan saling menggosokkan tangan. Setelahnya menutup satu sisi lubang hidung dengan ibu jari dan menghirup nafas dalam selama beberapa putaran nafas, dan melakukannya dengan sisi lainnya.

3. Diteteskan ke telapak tangan dan menempelkan minyak ke ujung jari-jari tangan. Menggunakan tangan untuk menyisir rambut sambil memijat kulit kepala. Kepala pun terasa sejuk dengan semriwing wangi yang menyegarkan ( cocok bagi wanita pemakai hijab/tutup kepala ).

4. Diteteskan ( 1-3 tetes ) ke dalam teh panas atau air hangat sebelum diminum. Bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

5. Menggunakan diffuser sambil beristirahat mendengarkan musik, berlatih yoga, atau mempraktikkan Yoga Nidra.

6. Meneteskannya pada mukena, sajadah, bantal tidur dan bahkan buku yang tengah dibaca.

7. Langsung dihirup dari botolnya.

Minyak ini pun merupakan teman perjalanan/travelling/ziarah keluarga saya yang sangat penting. Cukup dioleskan seperti minyak angin untuk perut, dada, tengkuk, lengan, dan punggung kaki yang merupakan titik-titik masuknya angin. Walhasil travelling pun berjalan lancar tanpa ketidaknyamanan mabuk perjalanan dan masuk angin.

Saat terakhir kali Young Living mengadakan kunjungan ke tempat kami, Yoga Leaf Center di Bandung, saya sempat melakukan tes dengan aplikasi ZYTO dengan tim YLEO untuk mengetahui kekurangan elemen dalam tubuh saya dan mencari elemen yang bisa membantu menyeimbangkannya. Hasilnya seperti diduga, saya adalah orang dengan pikiran yang selalu bekerja keras, dan elemen yang saya perlukan terkandung dalam minyak Peppermint 🙂

Sukses menghadapi tantangan hidup sehari-hari sebenarnya sesederhana mempelajari dan mengenali diri sendiri serta mencari langkah-langkah antisipatif yang berguna untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan tersebut.

Tentang teknik yoga nidra bisa membuka link http://www.yogajournal.com/article/practice-section/10-steps-of-yoga-nidra/

Untuk mendengarkan teteho Ujie memandu sesi yoga nidra ( pengaturan nafas ) bisa membuka link berikut ini http://soundcloud.com/pujiastuti-sindhu/opening-yoga-nidra-pengaturan

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of